Sabtu, 26 Desember 2009
Kasih ibu,
Kepada beta,
Tak terhingga sepanjang masa,
Hanya memberi,
Tak harap kembali,
Bagai sang surya
Menyinari dunia
Secuil lagu diatas merupakan sebuah kata-kata yang indah yang memang panatas untuk sang bundaku yang tercinta dan seluruh bunda yan ada di dunia.Memang kata-kata ini tidak sebesar ,seindah,sebanyak,dan sesuci kasih ibu yang diberikan kepada kita.Nmun apa yang aku berikan kepada ibu,aku hanya menyakiti dan membuat ibu kecewa.Kasih sayang yang ibu berikan kepada kita tak mengenal uaang ,waktu,harta dan apapun itu bentuknya.Sebait demi bait kata terucap dari bibirnya,yang mengandung berjuta kasih dan petuah kepada kita tak lelahnya ia ucapkan setiap hari.Ibuku yang hanya seorang wanita yang tidak berdaya dan lemah arus bangun tengah malam mencari nafkah demi anak nya agar dapat bersekolah untuk masa depan yang cerah.Tapi apa yang terjadi dengan ku,aku hanaya tidur diatas ranjang yang hangat dan nyaman yang tidak dirasakan ibu saat ibu bekerja ditengah malam.Meskipun begitu aku tidak boleh terhanyut dengan keenakan dunia belaka,aku harus dapat memanfaatkan kasih sayang ibuku sebaik-baik mungkin,aku harus bisa menjadi oorang yang sukses seperti apa yang ibu inginkan kepadaku.Aku menangis pilu apabila ketik a itu aku melihay kenyataan yang terjadi,yaitu ketika aku kecil dulu.Ibuku harus menggendong ku kesana kemari untuk mendapat kan suatu keembuhan dan pertoongan dari maha kuasa.Denaga keadaan eknom yang tidak begitu baik,aku menderita sakt dan harus di bawa kerumah sakit.Namun,apalah daya ibuku tidak mempunyai banyak uang untuk seluru biaya obat dirumah sakit.Jadi hanya mukjizat dari allah aku bisa smbuh.Inii merupakan bukti bahwa kasih sayang seorang ibu tidak dapat d i ukurdengan alat ukur secanggih apapun ng da di dunia ini.Mungkin hanya sepatah puisi ini yang dapat kuberikan kepada ibuku tersayang.
Berikut sebuah puisi manis kulantnkan kepada ibuku yang tercinta:
IBUKU
Ucapmu bagaikan embun dipagi hari
Nasihatmu bagaikan sinar matahari dipagi hari
Senyummu bagaikan bunga mawar yang mekar di pagi hari
Oh ibu,kaulah matahari
Kaulah sinar ungku
Kaulah motfasi hidupku
Dan kaulah penyejuk hatiku
Demikian secuil puisi dariku untuk ibuu,dan bagi bunda-bunda diseluruh dunia
SELAMAT HARI IBU
Kamis, 17 Desember 2009
Kita ketahui bahwa lilin merupakan sebuh benda kecil yang mudah patah apabila terkena goresan atau pukulan.Namun,kilaunya sinar yang mereka pancarkan sangat terang ketika kegelapan hadir disekitar kita.Itulah guru kita,guru bagaikan lilin yang menerangi kita dari kehidupan yang gelap menuju kehidupan yang lebih terang.Sinar yang terus mereka pancarkan kekal smpai mereka tua dan tak berdaya.Oleh karena itu, untuk guru-guruku SMP N I DANDER yang angat saya kagumi dan sayangi.Hanya ucapan ''TERIMAKASIH'' yang dapat terucap dari bibir dan dalam lubuk hatiku atas sejuta jasa-jasa bapak & ibu dalam membimbing dan mengajariku dengan rasa ikhlas dan sabar sehingga saya dapat berhasil dalam melawan berbagai macam soal-soal ujian sehingga saya dapat lulus dengan membawa nilai yang baik dan dapat diterima di sekolah favorit yang telah saya inginkan sejak saya masih kecil dahulu. Untuk guru yang paling saya kagumi yaitu Bpk.Ilyas saya ingin mengucapkan terimakasih kepada bapak yang telah mengajariku banyak pengetahuan tentang sains fisika dan memberikan banyak motivasi kepada saya sehingga saya tetap optimis dalam mencapai bintang-bintang saya yang ada dilangit sana.Karena bapak lah saya dapat seperti ini, dan karena bapak juga saya dapat merubah kebiasaan buruk saya terutama dalam hal belajar,jujur sebelum bapak mengajar di SMP N I DANDER,sebagai murid saya tidak pernh belajar bahkan untuk melihat buku saja saya sudah jenuh dan malas,saya cenderung banyak membuang waktu saya untuk hal-hal yang tidak penting.Namun dengan kehadiran bapak,saya menjadi sadar karena setiap kali bapak hadir dalam ruang belajar saya, bapak selalu memberi motivasi melaui contoh-contoh nyata dan benar keadaannya.Sehingga dari sini saya mencoba menghilangkan kebiasaan buruk saya sedikit demi sedikit.Bapak juga merupakan guru yang paling baik yang pernah saya temui dimuka bumi ini,selain pandai bapak juga baik hati kepada semua orang dan terbuka dengan semua anak didik bapak.Inilah yang menjadikan saya salut dan selalu mengingat bapak sampai sekarang.Selain itu bapak juga memberikan materi yang lebih tentang fisika sehigga di sekolah menengah tingkat atas ini banyak ilmu-ilmu bapak yang penting dan selalu bermanfaat bagi saya.Satu hal lagi yang tak lupa dari ingatan saya yaitu ketika bapak menghibur saya saat saya gagal dalam ujian try out yang pertama dulu,kata-kata yang selalu saya ingat yang keluar dari dalam hati bapak yaitu ''Janganlah berputus asa karena kekalahan itu merupakan awal dari kesuksesan''.Kata - kata ini selalu mnghantui pikiran ketika saya berputus asa dalam mengejar bintang-bintang kejoraku.Terakhir, saya hanya ingin meminta maaf kepada bapak karena dulu waktu bimbingan fisika saya dan teman-teman telah mengecewakan bapak ,sehingga bapak harus jauh-jauh dari tuban ke dander- bojonegoro kemudian kembali lagi karena kami tidak jadi mengikuti bimbingan fisika.
Di peringatan hari guru nanti,saya hanya bisa memberikan sebuah puisi ini untuk bapak sebagai tanda terimakasih saya atas semua jasa-jasa yang telah bapak tuangkan kepada saya.Berikut secuil lirik puisi dari saya:
GURUKU
Langkahmu bagaikan kompas penunjuk arahku
Syair katamu bagaikan nyanyian indah dalam mimpiku
Dan butiran embun darimu melunturkan hitamnya hidupku
Jaring-jaring ikan kau rajutkan
Alat-alat pancing kau tajamkan
Dan perahu-perahu kuat kau panggilkan
Engkau membekaliku dengan tetesan embunmu
Engkau menasihatiku dengan tutur lembutmu
Dan engkau menerangiku dengan lilin-lilin kecilmu
Oh..guruku,bintang kejora adalah sebutan terbaikmu
Di bulanlah tempat yang indah untukmu
Dan madu yang manis yang pantas engkau terima
Demikian bentuk tanda terimakasih dari saya, Saya ucapkan ''SELAMAT HARI GURU''.